Ulcus Decubitus pada Rongga Mulut Anak

Posted on Updated on

 

Di sebuah tempat praktek dokter gigi, seorang pasien membawa anaknya yang sudah beberapa hari kesulitan makan. Bunda anak tersebut mengeluh bahwa anaknya merasa sakit di bagian gusinya.

“Dok gigi seri anak saya sudah tumbuh di atas sini, ini kelihatan putih di atas gigi susu.” kata seorang ibu kepada dokter gigi.

“Anak ibu usianya berapa, Bu?”

“Empat tahun dok, kasihan itu ada luka gara-gara putih-putih itu, seperti sariawan.”

Setelah diperika, gigi susu anak kelihatan sudah habis mahkotanya, meninggalkan sisa akar gigi. Di daerah perbatasan gusi dan bibir ada luka mirip sariawan dan sebuah ”putih-putih”.

Apakah putih-putih tadi? Betulkah itu gigi tetap yang hendak tumbuh?

Gigi susu yang telah habis mahkotanya, menyisakan akar gigi di dalam gusi dan tulang penyangga. Tekanan kunyah pada sisa akar gigi tersebut sering membuat kemiringan akar gigi atau inklinasinya berubah. Ujung akar bisa berubah miring ke arah langit-langit {palatum) atau ke arah bibir dan menyembul ke arah gusi. Tajamnya ujung akar seringkali membuat luka pada panggkal bibir bagian dalam yang terkena. Luka inilah yang disebut sebagi ulcus decubitus.

Secara umum, ulcus decubitus (ulkus kulit, bedsores) adalah kerusakan kulit yang terjadi akibat kekurangan aliran darah dan iritasi pada kulit yang menutupi tulang yang menonjol, dimana kulit tersebut mendapatkan tekanan. Kulit kaya akan pembuluh darah yang mengangkut oksigen ke seluruh lapisannya. Jika aliran darah terputus lebih dari 2-3 jam, maka kulit akan mati, yang dimulai pada lapisan kulit paling atas (epidermis). Penyebab dari berkurangnya aliran darah ke kulit adalah tekanan. Jika tekanan menyebabkan terputusnya aliran darah, maka kulit yang mengalami kekurangan oksigen pada mulanya akan tampak merah dan meradang lalu membentuk luka terbuka (ulkus).

Dari Medical Dictionary (thefreedictionary.com);
decubital ulcer , decubitus ulcer (bedsore)an ulceration due to an arterial occlusion or prolonged pressure, as when a patient is confined to a bed or a wheelchair.
ulcer, decubitus
1. a bedsore.
2. older term for a traumatic ulcer of the oral mucosa. More commonly called traumatic ulcer.

Di bidang kedokteran gigi, ulcus decubitus dapat terjadil seperti pada kasus di atas. Gigi susu atau gigi sulung adalah gigi-geligi yang pertama kali tumbuh pada periode tumbuh kembang anak. Pertumbuhannya sendiri diawali dengan gigi seri bawah, pada usia rata-rata 6 bulan, kemudian dikuti dengan pertumbuhan gigi seri atas, kemudian gigi taring dan gigi geraham. Biasanya gigi susu sudah lengkap pada usia 2 tahun. Gigi susu pada anak bila telah mencapai usia 6 tahun, maka akan digantikan oleh gigi tetap. Pergantian inilah yang memerlukan perhatian khusus dari orang tua, karena jika tidak ditangani dengan baik akan menyebabkan kelaianan disaat anak tumbuh dewasa nanti.

Kelainan tersebut bisa terjadi anatara lain susunan lengkung gigi anak tumbuh tidak baik saat dewasa nanti, gigi dapat tumbuh lebih maju atau lebih mundur dari lengkung yang seharusnya, bisa juga menyebabkan pertumbuhan gigi yang tumpang tindih, dan resistensi gigi susunya, sehingga bila dicabut pada usia dewasa akan menyebabkan celah pada daerah tersebut. Selain itu, akar gigi susu akan terdorong oleh gigi tetap dan keluar dari gusi, kondisi ini disebut dengan ulkus decubitus.

Bedanya dengan Gigi Tetap yang akan Tumbuh
Ujung akar gigi ini bisa dibedakan dari gigi tetap yang baru tumbuh. Selain dokter gigi melihat usia anak seperti pada kasus di atas. Anak baru berusia 4 tahun, berarti belum masanya tumbuh gigi seri tetap atas yang baru akan muncul pada usia sekitar 7 tahun. Hal lain yang dapat dibedakan adalah dari bentuknya, bila gigi tetap umunya bentuknya halus, lebarnya melebihi ukuran lebar gigi susu. Ujung akar gigi susu yang muncul dari gusi umumnya kecil, runcing dan tajam.

Penanganannya
Penanganann kasus ulcus decubitus adalah dengan pencabutan sisia akar gigi susu tersebut, sehingga ujung akar tidak lagi melukai gusi. Alangkah baiknya bila orang tua telah melihat ujung akar gigi keluar dari gusi, dan anak segera dibawa ke dokter gigi untuk dilakukan pencabutan sebelum sempat melukai gusi dan pangkal selaput bibir bagian dalam. Untuk anak yang takut giginya dicabut, bisa dilakuakn tindakan darurat dengan memotong ujung yang tajam tadi, sehingga tidak lagi melukai gusi, dengan suatu alat khusus.

Jadi apabila orang tua menemukan “putih-putih” di daerah ujung akar gigi yang telah kehilanghan mahkotanya, terlihat runcing kecil dan tajam, apalagi sudah menimbulkan luka seperti sariawan. Maka, segeralah ke dokter gigi untuk mencari pertolongan, karena luka ulcus decubitus menimbulkan rasa perih, sakit, dan tidak nyaman bagi anak untuk makan dan minum.

 

Ali Taqwim, Mahasiswa Profesi Kedokteran Gigi Universitas Jember

10 thoughts on “Ulcus Decubitus pada Rongga Mulut Anak

    kawitani said:
    Oktober 25, 2011 pukul 5:12 pm

    mas alit tau ga jurnal yg ada ttg ulkus decubitusnya?

    yumira said:
    Desember 12, 2011 pukul 8:22 pm

    bedanya ama apical fenestred apa mas? #tulisane mbuh piye…

    ina said:
    Maret 22, 2012 pukul 7:42 am

    Terimakasih. Berguna sekali. Anak saya ‎​Ƴğ mengalamni caries & gigi susu seri atas nya habis (meninggalkan akar nya saja)..tiba2 terlihat putih,kecil & tajam d bagian gusi atas. Panik sy hilang stelah membaca artikel ini,krn ternyata solusinya adalah dcabut. Keesokan harinya sy membawa anak sy k dokter gigi, teknologi kedokteran ‎​Ƴğ smakin canggih membuat cabut gigi tidak sakit & hanya berlangsung skitar 2 menit..ajaib. Smentara seorang ibu panik anaknya akan ksakitan, ternyata prosesnya sangat cepat & memuaskan.. Hebat..

      MbakLies said:
      Oktober 6, 2014 pukul 9:49 pm

      cabut akarnya sj berarti yaa.. terus putih2 itu ternata apa bun? gigi barunya kah? berapa biayanya saat itu?

    Ali Taqwim responded:
    Maret 22, 2012 pukul 11:04 am

    Alhamdulillah, senang sekali artikel ini bermanfaat🙂

    hendar said:
    April 9, 2012 pukul 4:00 pm

    anak sy 6thn kasusnya sama,pernah k dokter gigi tp cm dihaluskan bagian yg tajamnya sj krn dicabut jg ga bs kt dokternya,setelah beberapa bln akarnya itu bertambah panjang lg,hrs gmn dong? apa slamanya hrs diamplas?

    hafizh said:
    Oktober 6, 2012 pukul 9:08 pm

    kalau terjadi pada orang dewasa gimana penanganannya

    drg mulyadi said:
    Juli 8, 2013 pukul 7:30 am

    kalo terjadi pd orang dewasa penangannya sama seperti pd anak , yaitu dgn cara di cabut atau dgn cara di haluskan, untuk lebih jelasnya anda ke dokter gigi yg terdekat, terimakasih

    MbakLies said:
    Oktober 6, 2014 pukul 9:47 pm

    gigi susu anak saya jg gitu.. mahkotanya habis tinggal akar sj. lalu gusi atas nya bengkak dan muncul putih2 yg seperti gigi.. sy rasa itu memang gigi tetap yg sudah mulai tumbuh mengingat usianya sudah 6 tahun. pertanyaannya kenapa tumbuh gigi atas nya di gusi ke atas yaa? kalau cabut akar giginya bisa atau tidak yaa? sy sendiri masih takut ke dokter gigi. apalagi ini pengalaman pertama dia ke dktr gigi.. takut menyakitkan dan menjadi trauma.. fiuh.. mohon sarannya

      yustamy said:
      Februari 28, 2015 pukul 9:46 pm

      Mohon sarannya dok, anak saya juga sama gigi susu bagian atas dua buah giginya mahkotanya sudah habis tinggal akarnya sj, sekarang dibagian atas gusinya terdapat putih-putih dua-duanya berbentuk runcing. apakah itu gigi permanen yang tumbuh diatas gigi susu? usia anak saya 6 thn 2 bln. makasih dok.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s