Indikasi dan Kontraindikasi Space Maintainer

Posted on Updated on

Space maintainer digunakan untuk mempertahankan ruang bekas pencabutan, tetapi penggunaan space maintainer terkadang menimbulkan kerusakan pada jaringan lunak mulut terutama pada penggunaannya dalam waktu yang lama Karena itu, indikasi dan kontra indikasinya harus diperhatikan dengan baik agar perawatan dapat berhasil sesuai dengan yang diharapkan (Andlaw & Rock, 1992; Hprimaywati, 2008).

Indikasi penggunaan space maintainer antara lain  (Finn, 1973).

  1. Apabila terjadi kehilangan gigi sulung dan gigi penggantinya belum siap erupsi menggantikan posisi gigi sulung tersebut dan analisa ruang menyatakan masih terdapat ruang yang memungkinkan untuk gigi permanennya.
  2. Jika ada kebiasaan yang buruk dari anak, misalnya menempatkan lidah di tempat yang kosong atau menghisap bibir maka pemasangan space maintainer ini dapat diinstruksikan sambil memberi efek menghilangkan kebiasaan buruk.
  3. Adanya tanda-tanda penyempitan ruang.
  4. Kebersihan mulut (OH) baik.
  5. Adapun waktu yang tepat penggunaan space maintainer adalah segera setelah kehilangan gigi sulung. Kebanyakan kasus terjadi penutupan ruang setelah 6 bulan kehilangan gigi.

Adapun kontra indikasi space maintainer antara lain (Finn, 1973).

  1. Tidak terdapat tulang alveolar yang menutup mahkota gigi tetap yang akan erupsi.
  2. Kekurangan ruang untuk erupsi gigi permanen.
  3. Ruangan yang berlebihan untuk gigi tetapnya erupsi.
  4. Kekurangan ruang yang sangat banyak sehingga memerlukan tindakan pencabutan dan perawatan ortodonti.
  5. Gigi permanen penggantinya tidak ada (agenisi).

Pada beberapa keadaan penggunaan space maintainer tidak diaplikasikan pada anak, yaitu jika gigi yang tanggal sebelum waktunya adalah gigi insisif sulung, maka pemasangan space maintainer tidak perlu karena pertumbuhan daerah ini ke arah transversal sangat laju dan pergeseran gigi-gigi kaninus ke arah mesial hampir tidak ada (Moyers, 1972). Selain itu, alasan tidak diperlukan aplikasi space maintainer adalah sebagai berikut :

  1. Jika tonjolan dan dataran inklinasi dari gigi-gigi di samping gigi yang dicabut itu sudah mengunci sedemikian rupa sehingga pergeseran ke arah tempat yang kosong itu sudah dengan sendirinya terhalang.
  2. Jika pergeseran ke arah tempat yang kosong itu dapat memperbaiki oklusi dari molar pertama permanen.
  3.  Jika pergeseran ke tempat yang kosong dapat memperbaiki adanya gigi depan yang crowded.
  4. Pada anak dengan usia yang masih sangat muda sehingga sulit kerjasama dengan dokter gigi.
Copyright ©2011, Ali Taqwim [dentistalit@yahoo.co.id]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s