Saya Berpuisi (3)

Posted on Updated on

HUJAN INI

by Banyu Biru

 

Entah dari langit mana hujan ini turun

Dingin menggelora kurasakan menggerogoti tubuhku

Aku pasrah! Lemah.

 

Aku telah mandi hujan di mana-mana

Tapi ini beda. Tak Biasa!

Entah dari langit mana hujan ini turun

Untaian air berpaku-paku mendera-dera tubuhku

Aku resah! Gundah.

 

Aku telah mandi hujan di mana-mana

Tapi ini beda. Tak Biasa!

 

Entah dari langit mana hujan ini turun

Aku marah!

 

Untaian kata berirama tak putus menaut pesona

hujan ini,

Tapi hujan ini,

mengapa tak bisa memaksamu untuk lagukan rindu untukku?

 

Jember. |♥♥| “Habis Hujan Terbitlah Terang” |♥♥|

“Tak selamanya hujan itu indah. Keindahannya hanya untuk orang-orang yang sedang kesepian menanti terang.”

16:16. [19/11/09]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s