Ulkus Kemoterapeutik

Posted on Updated on

Khemoterapi sebagai suatu perawatan kanker dengan menggunakan obat-obatan tidak terlepas dari efek samping. Obat anti kanker dapat mengakibatkan kerusakan jaringan sehat, seperti sumsum tulang, epitel saluran pencernaan, sel kulit dan folikel rambut, sistem reproduksi dan sistem syaraf.

Manifestasi di rongga mulut merupakan suatu komplikasi dari berbagai efek samping yang terjadi, karena komplikasi oral dapat terjadi secara langsung sebagai efek dari obat anti kanker dan dapat juga tejadi sebagai akibat dari kerusakan jaringan tubuh yang lain. Oleh karena itu kornplikasi oral tidak dapat dihindari, tetapi dapat diminimalkan dengan tindakan pra perawatan oral. Keparahan komplikasi oral yang terjadi tergantung pada dosis dan jangka waktu pemberian obat serta kondisi rongga mulut pasien ketika akan rnenjalani khemoterapi.

Definisi

Ulkus kemoterapeutik merupakan ulser mulut multiple yang terbentuk sebagai akibat efek samping penggunaan obat antikanker (Lynch et al., 1994).

Etiologi dan Patogenesis

Obat antikanker yang biasanya menyebabkan ulser mulut meliputi methotrexate, 5-fluorouracil, actinomycin D, adriamycin, bleomycin, dan daunorubicin. Obat-obatan yang terkadang menyebabkan ulser antara lain 6-mecaptopurine, hydroxyurea, vinblastine dan procarbazine (Lynch et al., 1994).

Obat antikanker dapat menyebabkan ulser mulut secara langsung atau tidak langsung. Obat-obatan yang menyebabkan stomatitis secara tidak langsung akan mendepresi sumsum tulang dan respon imun yang menyebabkan suatu infeksi invasif pada mukosa rongga mulut.

Beberapa jenis obat, seperti methotrexate menyebabkan ulser melalui efek langsung pada replikasi dan pertumbuhan dari sel-sel epitel mulut dengan menghambat sintesa protein dan asam nukleat sehingga mengakibatkan penipisan serta ulserasi mukosa rongga mulut. Sedangkan alkaloid seperti cyclophosphamide mengakibatkan leucopenia dan pembentukan ulkus sekunder (Lynch et al., 1994; Langlais & Miller, 2000).

Gambaran Klinis

Lesi timbul pada minggu kedua dari terapi dan biasanya menetap selama 2 minggu. Ulkus sering terjadi pada bibir, mukosa pipi, lidah dasar mulut, dan palatum (Gambar 1) (Langlais & Miller, 2000).

Gambar 1. Gambaran klinis ulkus kemoterapeutik berupa ulser pada lateral lidah, mukosa labial (bibir), dan pada mukosa bukal (pipi) (Treister, 2010)

Lesi ulser multiple di mulut sebagai akibat tak langsung obat kemoterapeutik ditandai dengan ulser nekrotik yang besar dan dalam, sangat khas, tanpa disertai koyakan jaringan dan dengan dasar yang mengalami peradangan minimal, yang dapat menyerang semua permukaan mukosa (Lynch et al., 1994).

Diagnosis

Lesi-lesi tersebut dapat dibedakan dengan secara klinis dari jenis lesi lainnya dan gambaran klinis dari lesinya. Pada ulkus kemoterapeutik, lesi berupa ulser multiple yang akut dengan riwayat baru mendapatkan kemoterapi (Lynch et al., 1994).

Kultur sangat dianjurkan utuk semua lesi karena cenderung untuk terinfeksi organisme Gram negatif dan jamur dan karena kemiripannya, maka ulkus-ulkus ini dapat menyerupai kekambuhan virus herpes simplex laten (Langlais & Miller, 2000).

Terapi dan Perawatan

Terapi dengan mengurangi dosis obat apabila sakitnya menjadi parah dan nutrisi serta cairan tidak cukup. Pemberian anastesi lokal untuk mengurangi rasa gejala, sedangkan tindakan kebersihan ronggga mulut, termasuk bahan-bahan antimikrobial seperi khlorhexidin penting untuk mencegah infeksi sekunder, nekosis jarigan lunak dan nekrosis tulang. Konsultasi dan komunikasi terbuka antara dokter umum dan dokter gigi dapat membantu mengurangi komplikasi dan meningkatkan kenyamanan mulut (Langlais & Miller, 2000).


Copyright ©2011, Ali Taqwim [dentistalit@yahoo.co.id]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s