Peran Fibroblas pada Proses Penyembuhan Luka

Posted on Updated on

Ali Taqwim, Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Jember 

Pendahuluan

Penyembuhan luka bedah bergantung pada kemampuan perbaikan jaringan ikat. Penyembuhan luka merupakan proses kompleks yang terdiri dari beberapa tahap dan dipengaruhi oleh banyak faktor, baik internal maupun eksternal. Proses penyembuhan diawali dengan proses inflamasi diikuti proses fibroplasia, kemudian remodeling jaringan dan pembentukan jaringan parut. Pada proses inflamasi terjadi perubahan vaskuler yang mempengaruhi besar, jumlah, dan permeabilitas pembuluh darah dan perubahan selular yang menyebabkan kemotaksis ke daerah jejas.

Pada 24 jam pertama setelah perlukaan mukosa terjadi peningkatan sel jaringan ikat yang baru terutama angioblas tepat di bawah lapisan daerah yang mengalami keradangan. Setelah proses inflamasi berkurang, dilanjutkan dengan proses fibroplasia tahap awal yaitu migrasi dan proliferasi fibroblas di daerah jejas. Pada hari ke-3, sejumlah fibroblas muda terlokalisir pada daerah jejas. Fibroblas dalam jaringan berpindah dari tepi luka sepanjang benang-benang fibrin di luka. Sintesis kolagen oleh fibroblas dimulai relatif awal pada proses penyembuhan yaitu pada hari ke 3-5 dan berlanjut terus sampai beberapa minggu tergantung ukuran luka. Sintesis kolagen oleh fibroblas mencapai puncaknya pada hari ke-5 sampai hari ke-7. Selanjutnya proses penyembuhan luka memasuki fase remodeling pada hari ke-14.

Dalam proses penyembuhan luka, sel utama yang terlibat adalah fibroblas. Fibroblas merupakan elemen selular yang banyak ditemukan pada jaringan ikat gingiva yang berproliferasi dan aktif mensintesis komponen matriks pada proses penyembuhan luka dan perbaikan jaringan yang rusak. Fibroblas merupakan bahan dasar pembentukan jaringan parut dan kolagen yang memberikan kekuatan daya rentang pada penyembuhan luka jaringan lunak. Pada saat jaringan mengalami keradangan, maka fibroblas akan segera bermigrasi ke arah luka, berproliferasi dan memproduksi matriks kolagen untuk memperbaiki jaringan yang rusak.

Definisi Fibroblas

Fibroblas (L. fibra, serat: Yunani. blatos, benih: Latin) adalah sel yang menghasilkan serat dan substansi dasar amorf jaringan ikat biasa. Pada saat sedang aktif menghasilkan substansi internal, sel ini memiliki juluran sitoplasma lebar atau tampak berbentuk kumparan. Sitoplasmanya yang banyak bersifat basofil dan anak intinya sangat jelas, yang menandakan adanya sintesis protein secara aktif. Fibroblas merupakan salah satu sel jaringan ikat dalam rongga mulut yang paling khas dan berperan penting dalam perkembangan dan pembentukan struktur jaringan.

Struktur Fibroblas

Fibroblas paling banyak terdapat dalam ligamen periodontal dan secara rapat memenuhi populasi, bentuknya gelondong atau disk flat (pipih) dan mempunyai inti yang panjang dan ovoid, serta banyak proses sitoplasmik yang panjangnya bervariasi. Struktur sitoplasmiknya berhubungan dengan fibroblas lain dalam jaringan penghubung manusia. Fibroblas membawa banyak vakoula sitoplasmik yang berisi serat-serat kolagen yang pendek dan enzim proteolytic, dimana bukti bahwa fibroblas juga turut serta dalam pembentukan badan serat melalui resorpsi dari kolagen yang telah dibentuk.

Fibroblas merupakan sel dengan bentuk tidak beraturan, agak gepeng dengan banyak cabang dan dari samping terlihat berbentuk gelondong atau fusiform. Sitoplasmanya bergranula halus dan mempunyai inti lonjong, besar di tengah dengan satu atau dua anak inti jelas.

Gambar 1.  Struktur mikroskopis fibroblas pada jaringan ikat longgar dengan  pengecatan hematoksilin-eosin. Pembesaran sedang. 

Pengamatan menggunakan mikroskop elektron menampakan aparat golgi secara jelas dan banyak sekali retikulum endoplasma kasar dalam fibroblas, terutama jika sel secara aktif memproduksi matrik, seperti pada proses penyembuhan luka. Aktin dan α-aktinin terletak di sekeliling sel dan miosin terdapat di seluruh sitoplasma. Fibroblas aktif lebih kecil dan lebih ovoid serta mempunyai sitoplasma asidofilik, nukleus lebih kecil, memanjang, dan lebih berwarna gelap.

Fungsi Fibroblas

Fibroblas adalah sel yang paling banyak terdapat dalam jaringan ikat, berfungsi menghasilkan serat dan substansi interseluler aktif amorf. Fibroblas merupakan sel induk yang berperan membentuk dan meletakkan serat-serat dalam matrik, terutama serat kolagen. Sel ini mensekresi molekul tropokolagen kecil yang bergabung dalam substansi dasar membentuk serat kolagen. Kolagen akan memberikan kekuatan dan integritas pada semua luka yang menyembuh dengan baik.

Gambar 2.  Peran fibroblas dalam membentuk dan meletakkan serat-serat dalam matrik, terutama serat kolagen. 

Fibroblas merupakan sel yang menghasilkan serat-serat kolagen, retikulum, elastin, glikosaminoglikan, dan glikoprotein dari substansi interseluler amorf. Pada orang dewasa, fibroblas dalam jaringan mengalami perubahan. Mitosis hanya tampak jika organisme memerlukan fibroblas tambahan, yaitu jika jaringan ikat cedera. Fibroblas lebih aktif mensintesis komponen matriks sebagai respon terhadap luka dengan berproliferasi dan peningkatan fibrinogenesis. Oleh sebab itu, fibroblas menjadi agen utama dalam proses penyembuhan luka.

Peran Fibroblas pada Penyembuhan Luka

Pada saat jaringan mengalami jejas yang menyebabkan terbentuknya lesi atau perlukaan, maka proses penyembuhan luka tersebut merupakan fenomena yang kompleks dan melibatkan beberapa proses. Penyembuhan luka sebagai salah satu prototip dari proses perbaikan jaringan merupakan proses yang dinamis, secara singkat meliputi proses inflamasi, diikuti oleh proses fibrosis atau fibroplasia, selanjutnya remodeling jaringan dan pembentukan jaringan parut.

Proses fibrosis atau fibroplasia dan pembentukan jaringan parut merupakan proses perbaikan yang melibatkan jaringan ikat yang memiliki empat komponen, yaitu : (a) pembentukan pembuluh darah baru, (b) migrasi dan proliferasi fibroblas, (c) deposisi ECM (extracellular matrix), dan (d) maturasi dan organisasi jaringan fibrous (remodeling). Dari keseluruhan proses yang telah disebutkan di atas, fibroblas memiliki peran penting pada proses fibrosis yang melibatkan dua dari keempat komponen di atas yaitu migrasi dan proliferasi fibroblas serta deposisi ECM oleh fibroblas.

Pada proses inflamasi terjadi perubahan vaskuler yang mempengaruhi besar, jumlah, dan permeabilitas pembuluh darah dan perubahan seluler yang menyebabkan kemotaksis ke arah jejas setelah proses inflamasi berkurang, dilanjutkan dengan proses fibrosis tahap awal yaitu migrasi dan proliferasi di daerah jejas. Migrasi dan proliferasi fibroblas terutama dipacu oleh transforming growth factor-β (TGF-β), yaitu faktor pertumbuhan yang dihasilkan oleh jaringan granulasi yang terbentuk selama proses inflamasi. Migrasi dan peningkatan proliferasi fibroblas di daerah jejas akan meningkatkan sintesis kolagen dan fibronektin, serta peningkatan deposisi matriks ekstraselular.

Pada tahap selanjutnya terjadi penurunan proliferasi sel endotel dan sel fibroblas, namun fibroblas menjadi lebih progresif dalam mensintesis kolagen dan fibronektin sehingga meningkatkan jumlah matriks ekstraselular yang berkurang selama inflamasi. Selain TGF-β, beberapa faktor pertumbuhan lain yang ikut mengatur proliferasi fibroblas juga membantu menstimulasi sintesis matriks ekstraselular. Pembentukan serabut kolagen pada daerah jejas merupakan hal yang penting untuk meningkatkan kekuatan penyembuhan luka. Sintesis kolagen oleh fibroblas dimulai relatif awal pada proses penyembuhan (hari ke 3-5) dan berlanjut terus sampai beberapa minggu tergantung ukuran luka. Menurut Sodera & Saleh (1999), sintesis kolagen oleh fibroblas mencapai puncaknya pada hari ke-5 sampai ke-7. Proses sintesis ini banyak bergantung pada vaskularisasi dan perfusi di daerah lunak, dan mencapai hasil optimal dalam lingkungan yang sedikit asam.

Proses akhir dari penyembuhan luka adalah pembentukan jaringan parut, yaitu jaringan granulasi yang berbentuk spindel, kolagen, fragmen dari jaringan elastik dan berbagai komponen matriks ekstraselular. Jadi, pada saat jaringan mengalami perlukaan, maka fibroblas yang akan segera bermigrasi ke arah luka, berproliferasi dan memproduksi matriks kolagen dalam jumlah besar yang akan membantu mengisolasi dan memperbaiki jaringan yang rusak.

copyright © 2011, dentistalit@yahoo.co.id

23 thoughts on “Peran Fibroblas pada Proses Penyembuhan Luka

    Rahmawati said:
    Agustus 5, 2011 pukul 6:30 am

    Saya mohon izin tuk menjadikan referensi dari tulisan ini. Saya minta tolong dikirimkan bahan-bahan yang bapak jadikan referensi pada tulisan ini. Bidang ilmu saya elektronika sedang membuat penelitian tentang penyembuhan luka menggunakan stimulasi listrik. Atas bantuan yang diberikan saya ucapkan teriumakasih.

    nindya said:
    September 16, 2011 pukul 9:15 am

    sya boleh minta bahan bahan referensi dari tulisan diatas ?terimakasih sebelumnya

    dini said:
    September 30, 2011 pukul 5:48 am

    saya boleh minta referensi dari tulisan di atas,? terimakasih : )

    abink said:
    November 4, 2011 pukul 8:46 am

    z bisa minta referensi di atas.??? thanks sbelumnya

    adi said:
    November 20, 2011 pukul 2:54 pm

    bisakah minta refrensi di atas.?? thx

    adi said:
    November 20, 2011 pukul 2:55 pm

    apakah bisa saya minta dfr pustaka lengkap dari artikel ini.?? thank

    tika said:
    November 24, 2011 pukul 1:04 pm

    saya mau ijin untuk mengutip, boleh minta referensi untuk di email ke alamat saya? trimakasih.🙂

    alda said:
    November 24, 2011 pukul 5:13 pm

    skripsi saya ttg jumlah sel fibroblas dlm penyembuhan luka.
    boleh minta daftar pustaka tulisan Anda di atas?
    Insya Allah membantu🙂

    aya said:
    November 28, 2011 pukul 9:50 pm

    boleh minta daftar pustaka tulisan anda ya, butuh untuk referensi

    Marlin said:
    Desember 3, 2011 pukul 11:51 am

    apa saya juga boleh minta referensinya? skripsi saya tenteng penyembuhan luka nih, butuh lebih banyak referansi, terima kasih..

    nirmala said:
    Januari 19, 2012 pukul 8:15 pm

    saya lagi skripsi…
    bisa saya gunakan refrensi diatas sbg bahan tambahan di skripsi saya…
    klu bisa saya mnta refrensi diatas…
    terima kasih….

    orechan said:
    Januari 28, 2012 pukul 11:18 am

    Boleh minta referensi untuk bahan skripsi saya ??
    trima kasih

    orechan said:
    Januari 28, 2012 pukul 11:19 am

    Minta referensi untuk bahan skripsi donk ,.. Terima kasih

    iam.mariam said:
    Februari 1, 2012 pukul 1:43 pm

    boleh juga tuh caranya

    luqman said:
    Februari 1, 2012 pukul 3:41 pm

    minta ijin untuk buat jadiin refrensi buat TA, bsa mnta tolong list refrensinya(daftar pustaka)

    dee oktav said:
    Maret 13, 2012 pukul 10:03 pm

    dek..aq bs minta referensi dapusnya buat tambahan tipus d tesisku..d tunggu y..thanx

    bayu said:
    Mei 31, 2012 pukul 6:47 pm

    saya lagi pusing buat persentasi analisis klinis saya… tolong bantu…..😦

    tanto said:
    Desember 3, 2012 pukul 8:01 pm

    bsa mnta tolong list refrensinya(daftar pustaka)? tq

    Full Paper (JISFO 2012) | Circle of Life said:
    Juni 10, 2013 pukul 1:21 pm

    […] A. 2011.  Peran Fibroblas pada Proses Penyembuhan Luka. https://dentosca.wordpress.com/2011/04/18/peran-fibroblas-pada-proses-penyembuhan-luka/ diakses pada jum’at 26 oktober 2012 jam […]

    Full Paper (JISFO 2012) | someday said:
    Desember 14, 2013 pukul 10:46 am

    […] A. 2011.  Peran Fibroblas pada Proses Penyembuhan Luka. https://dentosca.wordpress.com/2011/04/18/peran-fibroblas-pada-proses-penyembuhan-luka/ diakses pada jum’at 26 oktober 2012 jam […]

    Takdir Tahir said:
    April 16, 2014 pukul 3:37 pm

    Saya Takdir, sementara penelitian S3 tentang penyembuhan luka ulkus kaki diabetik. saya tertarik melihat efek antioksidan terhadap penyembuhan luka. salah satu aspek yang saya akan nilai adalah TGF. Mohon bantuan jika ada reference yang terkait . tq

    Fadillatul Ilmi Hukmiyya said:
    April 16, 2014 pukul 9:26 pm

    penelitian saya mengenai fibroblast, mohon boleh minta referensinya, tolong mohon diemail ya, terimakasih,,🙂

    ega ikfina said:
    Oktober 12, 2014 pukul 9:25 am

    bisakah saya minta referensi (daftar pustaka) mengenai sel fibroblas untuk penambahan pd isi makalah saya.. terimakasih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s