Menulis Karya Ilmiah Kreatif (II)

Posted on Updated on

”Kreatif itu 1% ide hebat, dan 99% kerja keras”

Menghasilkan ide-ide kreatif adalah mudah.

Mewujudkan ide kreatif tersebut menjadi kenyataan itulah inti dari kreatifitas.

Penggalian Ide Kreatif

Banyak orang beranggapan kreatif hanyalah milik ilmuwan yang berotak brilian atau milik para seniman. Pemikiran kreatif merupakan bakat yang diwariskan turun temurun. Anggapan ini tidak sepenuhnya benar. Banyak penelitian membuktikan bahwa kreatif dapat dilatih dan diajarkan. Para ahli banyak mengusulkan metode berfikir kreatif, seperti: brainstorming, sinektik, analogi, main maping, lateral thinking, dan lain-lain. Di samping itu terdapat pula cara-cara yang lebih mudah dan praktis untuk merangsang lahirnya ide-ide kreatif. 

Dalam proses kreatif menulis, hal yang perlu diperhatikan adalah sumber dasar tulisan: penggalian ide. Penggalian ide ini merupakan prasyarat eksistensi menulis karena merupakan “jantung” tulisan. Proses penggalian ide ini hendaknya dilakukan dengan seksama yang biasanya melibatkan hal-hal berikut: (1) pemikiran dan konsentrasi, (2) pengamatan, (3) identifikasi, (4) komparasi dan (5) estimasi. Hal ini merupakan pekerjaan awal bagi seorang penulis dalam menentukan “ide segar” yang layak untuk ditulis. Seorang penulis senantiasa berusaha melakukan, melihat dan mendengar sesuatu yang bisa dijadikan sebagai sumber inspirasi (proses penggalian ide).

Memotivasi Diri Dalam Penggalian Ide 

Sebelum melakukan penggalian ide, ada baiknya menanamkan keyakinan, yang merupakan pola aktualisasi-diri (self-actualization), sebagai berikut.

  1. Anggaplah dirimu sebagai pengumpul atau pengguna ide, karena dengan demikian kalian akan selalu merasa membutuhkan ide.
  2. Tertariklah pada dunia, melihat dan memperhatikan berbagai fenomena alam dan sosial yang terjadi dalam wilayah lokal maupun global, termasuk kejadian di buku, TV, radio dan film akan memotivasi diri untuk berfikir, merunut, menganalisa serta menciptakan rekomendasi.
  3. Catatlah observasi dan pertanyaanmu dalam buku kumpulan ide, sehingga ketika motivasi kreatif sedang tumbuh, ide-ide segar telah tersedia untuk dikembangkan. Hal ini sering bermanfaat sebagai stock ide, terutama ketika event-event penulisan sedang marak namun otak sedang malas berkreasi.
  4. Biarkan ide itu masuk dulu sebelum memilih untuk menulisnya. Jangan terburu-buru mewujudkan ide dalam kreatifitas nyata, karena ketika sedang mood kreatif biasanya otak terlalu banyak memunculkan ide-ide bagus. Filter dan seleksi diperlukan kemudian untuk memilih ide mana yang paing berprospek diwujudkan karena ide yang seringkali muncul di benak kita akan jauh lebih bernilai untuk dikembangkan menjadi tulisan.

Dalam penggalian ide tidak harus dilakukan secara lepas tanpa berpedoman pada topik karena akan bias ke mana-mana. Oleh sebab itu, dalam penggalian ide nampaknya perlu memperhatikan topik yang biasanya sering memberi inspirasi para penulis. Topik-topik yang menjadi inspirasi, karena frekuensi kedekatannya dengan penulis.

Metode Pengembangan Ide 

(A) Teknik Brainstorming 

Teknik brainstorming mungkin merupakan cara yang terbanyak digunakan, tetapi juga merupakan teknik pemecahan kreatif yang tidak banyak dipahami. Teknik brainstorming adalah kegiatan yang menghasilkan gagasan yang mencoba mengatasi segala hambatan dan kritik. Kegiatan tersebut mendorong timbulnya banyak gagasan, termasuk gagasan yang menyimpang liar, dan berani dengan harapan bahwa gagasan tersebut dapat menghasilkan gagasan yang baik dan kreatif. Teknik ini cenderung menghasilkan gagasan baru yang orisinal untuk menambah jumlah gagasan konvensional yang ada.

Brainstorming sering digunakan dalam diskusi kelompok untuk memecahkan masalah bersama. Brainstorming juga dapat digunakan secara individual. Sentral dari brainstorming adalah konsep menunda keputusan. Ketentuan dasar dari brainstorming adalah sebagai berikut.

  • Tunda Keputusan. Jangan melakukan kritik terhadap setiap gagasan yang muncul. Jangan pula melakukan evaluasi terhadap gagasan tersebut. Gagasan dipilih setelah sekian banyak gagasan dilontarkan.
  • Munculkan sebanyak mungkin gagasan. Munculkan gagasan sebanyak-banyaknya. Gunakan gagasan yang aneh dan lucu untuk merangsang gagasan-gagasan lain yang lebih baik.

(B) Sinektik

Analogi telah lama digunakan sebagai salah satu alat bantu bagi proses penyusunan secara kreatif. Sinektik merupakan suatu metode atau proses yang menggunakan metafora dan analogi untuk menghasilkan gagasan kreatif atau wawasan segar ke dalam permasalahan. Guna menghentikan kebiasaan lama serta gagasan usang dan untuk memperkenalkan suasana rileks ke dalam proses penggalian ide, maka proses sinektik mencoba membuat yang “asing” menjadi “akrab” dan juga sebaliknya.

(C) Memfokuskan Tujuan

Dr. Maxwell dalam bukunya Psycho Cybernetics menguraikan metode untuk mencapai hasil yang diharapkan secara kreatif. Buku tersebut menguraikan pengalaman membentuk pola reaksi baru yang otomatis melalui imajinasi. Caranya adalah dengan berbuat seolah-olah apa yang diinginkan akan terjadi besok, telah terjadi saat ini. Apabila proses itu dilakukan secara berulang-ulang, maka pikiran Anda akan terpusat ke arah tujuan yang dimaksud dan melibatkan automatic servo-mechanism Anda.

Mengembangkan ide (Berpikir Kreatif) 

Proses berfikir untuk menghasilkan suatu karya ilmiah yang baik diawali dari proses pencarian ide, kemudian berlanjut pada pengembangan ide untuk mendapatkan topik tulisan yang akan dibuat. Proses pengembangan ide menuju sebuah gagasan kreatif yeng memiliki konsep jelas harus melalui tahapan berpikir kreatif yang dapat dilakukan dengan;

  1. Pengabungan ide merupakan pola berfikir kreatif yang sangat klasik. Banyak produk-produk inovatif klasik yang dikembangkan dengan pola yang sama. Kursi roda adalah gabungan dari kursi dengan roda. Pensil dengan karet penghapus diujungnya adalah gabungan dari pensil dan karet penghapus.
  2. Menjadikannya LebihMembuat bahan bakar alternatif dengan harga lebih murah merupakan ide yang kreatif. Bahan dasar dari bahan bakar tersebut boleh apa saja asalkan memenuhi kriteria lebih murah dari BBM konvensional. BBM asal fosil tidak dapat diperbaharui, membuat BBM yang lebih dapat diperbaharui merupakan ide yang sangat kreatif. Contohnya biodisel yang dikembangkan oleh Pusat Penelitian Kelapa Sawit (Medan) atau biogas yang dikembangkan oleh Balai Penelitian Bioteknologi Perkebunan (Bogor).
  3. Pemikiran kreatif dapat lahir dari hasil mempersamakan atau analogi. Dua buah ide yang sama sekali berbeda dapat dianalogikan untuk menghasilkan ide kreatif. Dengan analogi sebuah permasalahan dipandang dengan cara berbeda dan dengan sudut pandang baru. Sistem transportasi darat dapat dianalogikan dengan sistem transportasi pada saluran pembuluh darah pada manusia. Mempelajari karakteristik pembuluh darah secara mendalam, kemudian diterapkan pada sistem transportasi darat mungkin dapat melahirkan teknologi untuk mengatasi kemacetan di jalan raya.

Penggalian ide merupakan proses yang mudah karena beragam topik berada di sekitar kita dan yang paling penting diperhatikan dalam penggalian ide ini adalah bagaimana cara mencari topik yang sesuai dengan kemampuan demi efisiensi dan efektifitas kerja kita.

Ide kreatif hanyalah sebuah hasil pemikiran yang bersifat abstrak. Ide tersebut akan tetap bersifat abstrak sampai ide tersebut diwujudkan atau direalisasikan. Sebuah ide akan memberikan dampak dan terasa manfaatnya apabila ide tersebut diwujudkan menjadi bentuk nyata. Oleh sebab itu, bergegaslah mulai sekarang dan tidak ada kata terlambat dalam belajar dan mencoba menulis.

Semoga bermanfaat!

* Intisari dari berbagai sumber.

[Ali Taqwim]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s