Manifestasi Oral dan Manajemen Dental Penderita Gagal Ginjal

Posted on Updated on

Manifestasi Oral

Penderita gagal ginjal umumnya akan mengalami perubahan fisiologis berupa gangguan pada indera pengecap. Hal ini dikarenakan defisiensi seng (Zn) atau gangguan fungsi neurologis. Pada umumnya penderita mengeluh rasa logam (metallic taste). Penderita juga akan mengalami penurunan aliran saliva karena pembatasan intake cairan. Intake cairan diperlukan untuk menjaga keseimbangan cairan karena menurunnya output pada penderita gagal ginjal kronik. Hal ini dapat menyebabkan xerostomia dan parotitis karena asupan cairan yang terbatas. Selain itu, adanya kadar urea yang berlebih di dalam saliva akan diubah oleh bakteri mulut menjadi amonia sehingga nafas berbau amonia (Sidabutar et al., 1992).

Hipertensi juga sering berkaitan dengan penyakit ginjal. Glomerulonefritis akut dan gagal ginjal kronik merupakan contoh kenaikan tekanan darah pada penyakit ginjal. Sebaliknya, hipertensi yang telah berlangsung lama juga akan menimbulkan gagal ginjal kronik karena terjadi nefroskelrosis. Gagal ginjal kronik menyebabkan terjadinya perubahan-perubahan di berbagai bagian tubuh termasuk rongga mulut. Manifestasi dalam mulut akibat uremia selalu ditemukan lebih dari 90% penderita gagal ginjal dan biasanya berupa mulut berbau amonia, stomatitis, gingivitis, xerostomia, kandidiasis, dan parotitis (Sidabutar et al., 1992).

Hal yang menarik pada penderita gagal ginjal kronis adalah frekuensi karies yang rendah. Frekuensi yang rendah tersebut dapat disebabkan oleh 3 faktor, yaitu: (1) kadar urea yang tinggi dalam saliva mempenyai efek menghambat karies/ bersifat antibakteri, (2) pembentukan kalkulus yang meningkat karena kesimbangan kalsium dan fosfat  terganggu, dan (3) diet tinggi lemak yang bersifat antikaries. Namun, manifestasi oral berupa enamel hipoplasia terjadi pada anak yang mengalami gagal ginjal kronik sebelum usia pubertas karena terjadi gangguan mineralisasi akibat hipokalsemia sewaktu pembentukan gigi. Selain itu, gagal ginjal kronik pada anak juga dapat menyebabkan erupsi gigi terlambat karena defisiensi vitamin D. Hal ini karena ginjal tidak dapat merubah 25-hidroksikolekalsiferol menjadi 1-25-dihidroksikolekalsiferol (Sidabutar et al., 1992).

Manajemen Dental

Tujuan perawatan gigi dan mulut pada penderita gagal ginjal kronis adalah untuk memulihkan dan mempertahankan kesehatn mulut sebaik mungkin dan untuk menghilangkan timbulnya semua kemungkinan yang bisa menjadi sumber infeksi di kemudian hari (Sidabuta et al., 1992).

Langkah pertama dapat dilakukan dengan memotivasi penderita untuk meningkatkan kebersihan mulut seoptimal mungkin dengan memberikan penyuluhan bahwa infeksi yang berasal dari gigi dan mulut dapat menyebabkan timbulnya komplikasi yang berakibat fatal dan penderita harus sesering mungkin kontrol ke dokter gigi agar kelainan-kelainaan dapat dideteksi sedini mungkin. Mengurangi rasa sakit akibat ulserasi dan xerostomianya dengan mengoleskan lidokain HCL atau benzokain 4% dalam boraks gliserin 2 menit sebelum makan (Sidabuta et al., 1992).

Pada pasien gagal ginjal dapat dilakukan penambalan gigi dan memperbaiki semua keadaan yang dapat mengiritasi mukosa mulut. Pembersihan kalkulus dapat dilakukan secara bertahap. Apabila penderita memakai pesawat ortodontik cekat, sebaiknya alat tersebut dilepas. Infeksi kandida dapat ditanggulangi dengan pemberian obat-obatan antijamur (nistatin suspensi) dan infeksi yang disebabkan mikroorganisme oportunistik dapat ditanggulangi dengan pemberian antibiotika yang tidak bersifat nefrotoksik (Sidabuta et al., 1992).

Copyright ©2011, Ali Taqwim [dentistalit@yahoo.co.id]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s