Menentukan Macam Dukungan Sadel

Posted on Updated on

Bentuk daerah tak bergigi ada dua macam yaitu daerah tertutup (paradental) dan daerah berujung bebas (free end). Sesuai dengan sebutan ini, bentuk sadel dari geligi tiruan dibagi dua macam juga dan dikenal dengan sebutan serupa, yaitu sadel tertutup (paradental saddle) dan sadel  berujung bebas (free end saddle) (Gunadi et al., 1995).

Dukungan untuk protesa sebagian lepasan dapat diperoleh dari mukosa yang didukung tulang di bawahnya dan dari gigi (ligamen periodontal). Bila hanya dari mukosa saja disebut mucosa borne support seperti protesa lengkap, bila dari gigi saja disebut tooth borne support seperti pada kasus kehilangan gigi Kennedy kelas III. Kedua macam dukungan ini juga dapat dipakai bersamaan dan kontribusi masingmasing disesuaikan dengan kemampuannya (equitable), sehingga dapat tetap memelihara kesehatan jaringan tersisa (Ardan, 2007b).

Gambar 1. Dukungan sadel tooth borne support, mucosa borne support dan  dukungan kombinasi.

Sumber: Watt & Macgregor, 1992.

Terdapat tiga pilihan untuk dukungan sadel paradental, yaitu dukungan dari gigi, dari mukosa, atau dari gigi dan mukosa (kombinasi). Sebaliknya, untuk sadel berujung bebas, dukungan hanya bisa berasal dari mukosa atau dari gigi dan mukosa (kombinasi) (Gunadi et al., 1995).

Dukungan terbaik untuk protesa sebagian lepasan hanya dapat diperoleh jika faktor keadaan jaringan pendukung, panjang sadel, jumlah sadel, dan keadaan rahang yang akan dipasang geligi tiruan tersebut diperhatikan dan dipertimbangkan (Gunadi et al., 1995).

1. Keadaan Jaringan Pendukung

Idealnya, dukungan untuk sadel berujung bebas sebaiknya berasal dari mukosa untuk mencegah penerimaan beban kunyah yang tidak seimbang antara gigi dan mukosa, meskipun dukungan kombinasi masih dimungkinkan dengan syarat gigi penyangga ini sehat dan baik.

Apabila jaringan gigi sehat, dukungan sebaiknya berasal dari gigi, tetapi bila keadaan gigi sudah meragukan, sebaiknya dukungan dipilih dari mukosa dengan memperhatikan bahwa:

(a)    Jaringan mukosa di bawah sadel sehat dan cukup tebal,

(b)   Bagian plat kortikal dari tulang alveolar di bawah sadel padat dan terletak di atas tulang trabekula dan kanselus yang sehat,

(c)    Pasien tidak pernah menderita penyakit atau kelainan yang berkaitan dengan resorpsi tulang secara cepat.

2. Panjang Sadel

Untuk sadel yang pendek dengan gigi tetangga kuat, dukungan sebaiknya berasal dari gigi. Namun, jika sadelnya panjang dan gigi tetangga serta gigi aslinya kurang kuat, untuk rahang atas sebaiknya dipakai dukungan mukosa.

3. Jumlah Sadel

Rahang dengan jumlah sadel multiple perlu diperhatikan keadaan gigi-gigi yang masih ada serta jaringan mukosanya. Pada rahang atas, lebih baik dianjurkan dukungan dari mukosa dan upayakan desain tidak terlalu kompleks.

4.  Keadaan Rahang

Untuk rahang bawah dengan sadel berujung tertutup, sebaiknya dipilih dukungan gigi karena luas permukaannya yang kecil. Sedangkan untuk rahang atas, dukungannya terdapat tiga pilihan.

Copyright ©2011, Ali Taqwim (dentistalit@yahoo.co.id)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s