Saya Berpuisi (5)

Posted on

|| BAIT CINTA DI KALA SAKIT ||

By. Banyu Biru

(1)

Braaaaaaakkkkkkkkkkkkkkkkkk!!!!!!

Kilatan-kilatan cahaya
Dentuman dan serpihan kaca-kaca

Riuh. Senyap seketika.

(2)

Kakiku patah, aku tak boleh menyerah

Tulangku rapuh, semangatku harus tetap penuh

Walau jalanku tertatih, aku tak kan rasa ini pedih
Allah Maha Pengasih, ku yakin kan segera pulih
Allahlah yang Maha Tahu,
Aku yakin harus terus maju!

(3)

Kakiku lemah, tanganku sayah
semangatku tak boleh punah.
Aku tak mau menyerah!

Aku masih punya ide segudang,
milyaran gagasan yang ingin kucurahkan

Aku tak mau kalah karena ketakberdayaan.

Aku ingin terus berjuang
Aku ingin terus berkarya
selama aku masih bisa…

Pasuruan | Jember.|♥♥| Indahnya Nikmat Sehat |♥♥|

Tiap saat, kala itu. Memori dan Tragedi di 29 September 2009

Note:

“Untuk sahabat, kawan dan teman. Terima kasih penuh cinta untuk doa dan tetap menguatkan hati ini.”

“Berkaryalah selagi anda bisa melakukannya,
karena menjadikan anda lebih hidup diantara yang lain.”

“Berkaryalah sepanjang masa anda,
karena menjadikan anda tetap hidup di kala yang lainnya mati!”

Alhamdulillah, aku masih diberi kesempatan olehNya.
entah sampai kapan…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s