Patomekanisme Infeksi Periodontal Sebagai Faktor Risiko Penyakit Jantung Koroner (2)

Posted on Updated on

Peran Mediator Inflamasi dari Periodontitis pada Proses Pembentukan Aterosklerosis

Beberapa penelitian telah mengidentifikasikan bahwa aterosklerosis juga merupakan suatu penyakit peradangan. Hipotesa ini dikenal sebagai “Ross Response to Injury Hyphotesis” yang menjelaskan bagaimana peradangan berhubungan dengan ateroskleoris. Hipotesa Ross tersebut mengatakan bahwa cerdera terhadap epitel endotel menyebabkan lesi awal dari aterosklerosis dimana beberapa penelitian menunjukkan bahwa monosit melekat dan mempenetrasi endotelium selama tahap awal dari pembentukan aterosklerosis, dibantu dengan adhesi molekul-molekul, khemotaksis sitokin (khemokin) dan sitokin proinflamasi.

Berdasarkan penelitian-penelitian yang ada, patomekanisme molekuler terjadinya manifestasi penyakit jantung koroner terkait infeksi periodontal dapat dirangkum sebagai berikut.

  1. Bakteri periodontitis dan atau komponen antigeniknya berinvasi ke sirkulasi darah dan menempel pada dinding  vaskuler atau plak aterosklerotik arteri koroner.
  2. Terjadi rekritmen netrofil ke dinding vaskuler atau plak aterosklerotik disusul dengan aktivasi dan produksi komponen-komponen kolagenolitik (ROS, proMMPs).
  3. Terjadi peningkatan aktivitas kolagenolitik patologik (MMPs), sehingga menyebabkan degradasi kolagen vaskuler atau fibrous cap plak aterosklerotik.
  4. Terjadi penipisan kolagen fibrous cap yang mengakibatkan plak rentan untuk rupture (vulnerable plaque).
  5. Terjadi rupture plak (secara spontan atau karena berbagai stimuli)
  6. Rupture plak aterosklerotik memicu trombosis.
  7. Trombosis oklusif pada arteri koroner menyebabkan manifestasi penyakit jantung koroner berupa angina pektoris dan atau infark miokardium.


Pernyakit tertentu termasuk penyakit periodontal mempunyai peranan yang bermakna pada proses aterosklerosis. Akibat respon terhadap rangsangan sekunder, infeksi periodontal membebaskan monosist turunan sitokin seperti tumor necrosis factor α (TNF-α) dan interleukin (IL-1, IL-6 dan IL-8). Lipolpolisakarida (LPS) ditemukan pada plak subggingiva pada penyakit periodontal. LPS dan komponen bakteri lainnya berperan dalam aterosklerosis.

Pembentukan aterosklerosis diawali dengan sirkulasi monosit menempel pada endotel, penempelan endotel ini diperantarai oleh beberapa molekul adhesi pada permukaan sel endotel, yaitu intercellular adhesion molecule -1 (ICAM-1), endotelial leucocyte adhesion molecule (ECAM-1) dan vascular cell adhesion molecule-1 (VCAM-1). Molekul adhesi ini diatur oleh sejumlah faktor yaitu produk bakteri lipopolisakarida, prostaglandin dan sitokin.

Setelah berikatan dengan endotel kemudian monosit berpenetrasi ke lapisan lebih dalam di bawah lapisan intima, terjadi pembesaran monosit dan terbentuk atheromatous plaque. Monosit berubah menjadi makrofag di dalam lesi, selanjutnya dapat menyebabkan kerusakan dengan membebaskan enzim yang menjadi trombosis antar dinding dan atau dapat memperbesar plak dengan membebaskan faktor mitogenik seperti platelet-platelet yang diperoleh dari faktor pertumbuhan.

Gambaran utama dari proses ini adalah akumulasi lemak plaque atheromatous dan diliputi oleh fibrous cap di atas daerah fokal nekrotik pada akhir dari proses ini. Plaque atheromatous memilki struktur permukaan berbentuk dungkul-dungkul yang tidak rata sehingga menjadi retensi yang baik bagi perlekatan komponen antigenik periodontitis. Selain itu, sering terjadi pada daerah percabangan vasa, sehingga aliran darah pada tempat tersebut lebih lambat dan memungkinkan kontak yang lebih lama dari komponen periodotitis yang terlarut dalam darah dengan dinding vasa.

Pada beberapa tempat, fibrous cap mungkin mengalami erosi dan pecah dan mengawali pembentukan trombus, penyumbatan arteri serta penyumbatan infark yang menyebabkan berkurangnya aliran darah. Trombosis sering terjadi setelah pecahnya plaque atheromatous, terjadi pengaktifan platelet dan jalur koagulasi. Kumpulan platelet dan fibrin dapat menutupi pembuluh darah menyebabkan iskemi seperi angina atau myocardial infarction.

copyright: Ali Taqwim, dentistalit@yahoo.co.id

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s