Why brush day and night?

Posted on Updated on

Perhatikan lirik lagu di bawah ini, baca dan dendangkan. Lirik lagu ini mungkin sangat familiar bagi kita di masa kanak-kanak karena lirik syairnya yang sederhana dan mudah dihafal.

Bangun tidur ku terus mandi. Tidak lupa menggosok gigi
Habis mandi ku tolong ibu. Membersihkan tempat tidur ku ,,,

Namun, coba perhatikan lirik lagu yang di bawah ini (masih bisakah mengenalinya?)

Bangun tidur ku terus mandi. Tidak lupa sarapan pagi.

Habis makan ku sikat gigi. Nafas segar kuman pun mati.

Malam hari sebelum tidur, sikat gigi lalu berkumur.

Ayo kawan rawat gigimu. Gigi putih senyum tak malu.

Ada yang berbeda dengan lirik lagu anak-anak karya Pak Kasur dan Bu Kasur di atas. Jika biasanya kita mendengar lirik “Bangun Tidur” selalu dilajutkan dengan ‘tidak lupa gosok gigi’, di tangan drg. Gilang Yubiliana M. Kes (salah satu dosen di FKG UNPAD, Bandung) lagu ini di arrange ulang karena ternyata tidak mengandung unsur edukatif yang benar, mengenai bagaimana seharusnya kita memiliki pola dan cara sikat gigi yang benar. Bersama sejumlah mahasiswanya, drg. Gilang Yubiliana kemudian membuat lagu anak-anak tersebut dalam bentuk video simulasi. Dokter Gilang mengatakan video simulasi tersebut bertujuan untuk mempromosikan pentingnya menyikat gigi setiap hari, khususnya setelah makan. Alhasil, perusahaan consumer goods berskala multinasional (Unilever–red) kemudian membelinya, untuk kemudian akan diteruskan promosinya kepada masyarakat luas (sumberr:http://www.unpad.ac.id).

Coba lihat videonya langsung:

Saya colong langsung dari “BuGilang’s Channel”–minta ijin share ya dok,,,

Pentingnya Menyikat Gigi Pagi dan Malam

Lirik lagu di atas mengingatkan kita bagaimana pentingnya menggosok gigi dan menjaga kebersihan rongga mulut.  Tentunya, ada tujuan tertentu dari sang pencipta lagu (Pak Kasur dan Bu Kasur) bahwa lagu tersebut sangat familiar sekali waktu kita masih kanak-kanak. Saya beranggapan bahwa, hal ini kemungkinan untuk menciptakan kesadaran dan kebiasan sehat yang dimulai sedari kecil, terutama kebiasaan menyikat gigi (sebagai upaya promotif dan preventif dalam bahasa kesehatannya).

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), 90% anak-anak mengalami beragam masalah gigi berlubang (Bull, WHO 2005;83: 661-669). Untungnya, hampir semua permasalahan gigi dapat dicegah. Apalagi bila didukung dengan kebiasaan menggosok gigi di pagi hari setelah sarapan dan malam hari sebelum tidur dengan menggunakan pasta gigi berflouride. Kebiasaan menyikat gigi yang benar dapat menunjang kesehatan gigi dan mulut lebih baik. Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) pun menyarankan untuk menyikat gigi sekurang-kurangnya dua kali sekali. Ada apakah gerangan? Berikut adalah penjelasan sederhana kenapa kita mesti menggosok gigi.

Air liur mengandung lebih dari seratus milyar bakteri per milimeternya. Dalam air liur juga mengandung lapisan tipis glikoprotein yang menempel pada enamel gigi, dan menjadi medium pertumbuhan bagi milyaran bakteri tersebut. Di antara milyaran bakteri tersebut, Streptococccus mutans merupakan bakteri yang menyebabkan pembusukan dan menyebabkan lubang pada gigi. Bakteri ini menghasilkan suatu enzim khusus yang dikenal dengan glukosil transferase yang berkerja secara spesifik dalam penguraian sukrosa menjadi glukosa dan fruktosa (sukrosa merupakan jenis gula yang kita konsumsi sehari-hari). Enzim ini selanjutnya akan merombak glukosa yang telah diuraikan tadi menjadi suatu polisakarida yang disebut dengan dextran. Plak gigi (dental plaque) merupakan sejumlah besar dextran yang menempel pada enamel gigi (karang gigi–red) dan menjadi media pertumbuhan bagi berbagai jenis bakteri tersebut.

Pembentukan plak gigi ini merupakan langkah awal dalam proses pembusukan gigi. Hasil penguraian sukrosa yang kedua adalah fruktosa. Bakteri Lactobacillus mengubah fruktosa menjadi asam laktat melalui serangkaian reaksi glikolisis dan fermentasi. Terbentuknya asam laktat akan menyebabkan penurunan pH pada permukaan gigi. Suasana asam ini menyebabkan kalsium dari enamel gigi akan terurai atau rusak. Secara alamiah kita memproduksi 1 liter air liur setiap hari yang berguna mengurangi keasaman mulut. Akan tetapi, plak gigi yang terbentuk tidak bisa diuraikan oleh air liur tersebut. Plak gigi ini menahan keberadaan bakteri. Akibatnya asam laktat akan tetap terbentuk dan tetap akan merusak enamel gigi.

Apalagi, aktifitas kuman tidaklah berhenti di malam hari, mereka tidak tidur! Ya ini adalah berita buruk, ketika kita tidur, air liur perlahan mulai menurunkan jumlah produksinya. Seiring dengan itu, pelindung alamiah kita ini (air liur/ saliva) diproduksi menurun ke titik terendahnya, akibatnya gigi menjadi kurang terlindungi dari serangan asam, menjadi berlubang dan menimbulkan rasa sakit. Jadi, menyikat gigi sebelum tidur sangat-sangatlah penting. Oleh sebab itu, dokter gigi seringkali menyarankan pasiennya agar menyikat gigi secara teratur (minimal pagi setelah makan sarapan dan malam sebelum tidur) dapat membantu mengurangi pembentukan plak gigi. Selain itu, mengurangi konsumsi makanan dan minuman yang mengandung sukrosa juga merupakan langkah pencegahan kerusakan gigi. Jangan lupa! kontrol kesehatan gigi secara berkala ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali ya.🙂

“Saya bersama para murid SDN Sucopangepok 2, saat KKT “mari menyikat gigi bersama” pada tahun 2007″

semoga bermanfaat ^^ (dentistalit@yahoo.co.id)

One thought on “Why brush day and night?

    Leneke Bustraan said:
    September 28, 2014 pukul 3:39 pm

    Saya relawan Werkgroep’72 dan kami juga kerja di Sekolah Bantar Gebang. Kami coba untuk stimulasi sikat gigi dan pergi te doktor gigi. Gigi anak anak di sona jelek sekali. Saya suka strip toothpaste-stronger-01, strip sugar-cavity dan gambar germs never sleep. Kalau bisa saya tertarik untuk membeli mereka di ukuran A3. Silahkan memberitahu saya atau bisa dan bagaimana harga..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s